Desa Palur secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Menurut cerita dari salah satu mantan perangkat desa Palur yang saat ini masih hidup, bahwa nama desa Palur dahulu berasal dari kata "Pal" yang berarti Batas wilayah dan kata "Lor/Elor" yang berarti Utara. PALLOR atau PALUR adalah suatu desa di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berada di wilayah paling utara berbatasan langsung dengan Wilayah Kabupaten Karanganyar, karena kelatahan warga dalam mennyebut nama PALLOR dengan nama PALUR sehingga disebutlah menjadi PALUR sampai sekarang disebut Desa Palur.
Desa Palur merupakan salah satu desa Produktif dengan berbagai hasil produksi kulinernya. Letaknya yang sangat strategis dan mudah diakses dari segala jalur baik dari kota Solo ataupun Karanganyar. Desa Palur sebagai salah satu tempat produksi Rambak Kulit Kerbau dan Sapi juga terdapat Karak sebagai salah satu pelengkap ketika makan. Di desa Palur juga terdapat warung makan yang sudah cukup terkenal yaitu Warung Makan Gubug Pramuka dengan menu tongseng kepala sapi dan rica-rica menthok yang menggiurkan, terletak di tengah-tengah Desa Palur.
Salah satu potensi terbesar yang membuat Desa Palur dikenal secara global adalah Pengolahan Sampah yang sangat baik dan berpogress sehingga dapat mengatasi masalah sampah di desa Palur.